Hari ini adalah hari dimana senyumanku agak berbeda dari biasanya.
Senyuman yang selalu muncul ketika bertemu seseorang itu.
Senyuman yang membuat saya merasa menjadi seorang wanita
sesungguhnya. Yup, tiap bertemu dengan dia selalu saja ada
sensasi yang berbeda. Karena sudah hampir 5 bulan saya tidak
bertemu dengan dia dan jujur saya sangat merindukannya.
Saya bertemu dengan dia ketika saya sedang main ke rumah
teman saya yang kebetulan rumahnya berdekatan dengan
sekolah si dia. Untuk mencari tahu kabar kapan dia pulang,
saya berkomunikasi lewat sms dengan teman saya yang
sekelas sama dia. Dan sampai pada pukul setengah 3 lewat
teman saya sms bahwa si dia udah pulang. Tapi, males
banget buat jalan keluar dan menggerakkan kaki. Setelah
cukup lama sms itu saya baca dan saya pikirkan akhirnya
saya meminta temen saya menemani saya untuk pergi
jalan-jalan. Saat kita udah keluar kita bingung pilih jalan kanan
atau kiri. Akhirnya saya memilih jalan kanan, namun pertengahan
jalan saya ingin memilih jalan kiri yang tadi. Walaupun kemungkinan
untuk bertemu sudah sangat kecil, akhirnya saya berjalan ke arah kiri.
Selama perjalanan yang ga jelas itu saya cerita-cerita dengan teman
saya hingga akhirnya saya menemukan warung yang sudah tutup dan
ada tempat untuk duduk. Cukup lama saya duduk hanya untuk
menunggu seseorang yang sangat saya rindukan selama ini. Sampai
teman saya pun merasa leleh. Dan akhirnya ada satu motor yang
lewat yang ditumpai oleh 2 orang. Saya merasa kenal dengan wajah
orang yang duduk di belakang itu. Teman saya, yang notabennya
tidak tau mana orang saya tunggu itu sibuk ngomong “itu bukan
orangnya?” kata ini sering dia ucapkan setiap kali melihat motor
lewat. Tapi kali ini saya tidak menjawab pertanyaannya. Saya
hanya bisa terkejut melihat seseorang yang di hadapan saya.
Seseorang yang saya tunggu daritadi. Jantung saya berdegup
lebih kencang dari biasanya. Dan hal yang paling membuat saya
terkesima adalah ketika dia menyapa saya. Sungguh itu adalah
hal yang setelah berapa tahun ini jarang dia lakukan. Namun motor
itu hanya berlalu tak ada perbincangan antar kita. Hanya sapaan
yang menjadi pembuka dan penutup dalam pertemuan kita kali ini.
sapaan yang hanya berisikan "ayti" itu cukup membuatku melayang :)
Tapi, untuk hari ini saya cukup merasa sangat bahagia. Saya bisa
bertemu dengan seseorang yang selama ini membuat saya harus
melewati masa galau, seseorang yang membuat saya merasa
sesak setiap kali melihat orang berbatik yang sama dengan dia,
seseorang yang membuat saya mendapatkan julukan MISS GALAU.
Kini, rindu yang terlalu itu sudah terbayar dengan baik. Allah telah
membayar rindu itu dengan suguhan pertemuan yang hampir
seperti sinetron.
*makasih yah buat HASBIYA yang udah mau nemenin :)
No comments:
Post a Comment